ENREKANG, KOMPAS.com — Distribusi air bersih ke ratusan pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, terancam terhambat. Pasalnya, tiga pipa milik PDAM Kabupaten Enrekang rusak akibat longsor yang terjadi di sumber mata air Kalimbubu, Kelurahaan Tuara, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Kamis (9/6/2011) malam lalu.
Kerusakan tersebut dipastikan berimbas pada distribusi air bersih bagi pelanggan di beberapa titik dalam wilayah ibu kota Kabupaten Enrekang. "Distribusi air tidak mengalir secara normal. Tiga pipa air PDAM terlepas dari sambungan utama, rusak akibat longsor yang terjadi," kata Direktur PDAM Abdul Saman Bompeng kepada Kompas.com.
Belum ada kepastian kapan distribusi air bersih ke rumah-rumah pelanggan bisa kembali berjalan normal. Namun, kata Saman, pihaknya sudah menurunkan sepuluh orang tenaga teknis untuk segera melakukan pembenahan.
PDAM Kabupaten Enrekang sendiri sempat meraih penilaian tertinggi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait peningkatan kinerja dan penyempurnaan tata kelola perusahaan.
"Kerusakan yang terjadi secepatnya akan segera kami benahi agar distribusi air bisa segera berjalan normal. Karena dalam tahun ini pula, kami melakukan penyambungan baru ke 1.000 rumah tangga di Kecamatan Anggeraja," tandas Abdul.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang